Bukan Soekarwo,kalau tidak bisa mendekati calon konstituennya.Pria yang akrab disapa Pakde ini,punya kiat jitu mengenalkan diri sebagai calon Gubernur Jawa Timur. Dua hari lalu,Pakde ngetes massanya di Kabupaten Malang.
Pria asal Madiun ini mencoba menyamar jadi pembeli di Pasar Desa Durenan, Kec Ngajum, Kab Malang,Sabtu (12/3). Dia bersama beberapa anggota timnya masuk ke dalam pasar. Layaknya pembeli, cagub yang diusung Partai Demokrat dan PAN ini tak mengenalkan diri. Sekonyong-konyong, dia berhenti di salah satu kios. Hanya, tanpa di ternyata sudah kenal dengan wajah Pakde Karwo.
”Lho iki lakPakde Karwo,”kata salah satu pengunjung pasar. Celetukan itu direspons masyarakat dengan mengerubungi Pakde Karwo. Agar lebih kenal lagi,Pakde langsung mengumbar senyuman khas di bawah kumisnya yang tebal. Jemarinya ikut membagikan stiker kepada warga untuk sosialisasi. ”Saya lebih mengoptimalkan pengenalan melalui baliho dan stiker. Itu lebih efektif daripada sarana yang lain,”ujarnya. Suasana Pasar Desa Durenan semakin ramai.
Sebagian besar warga yang sudah akrab dengan senyum Pakde, langsung mengerubungi- konya. Orang-orang lain yang ada di pasar langsung ikut mendekat dan bertanya-tanya perihal keramaian di sore hari itu. Pakde pun angkat bicara. Menurut dia, saat dirinya datang ke Pasar Desa Durenan tadi, dirinya memperkirakan hanya 20% orang pasar yang mengenalnya.Sementara yang lain belum kenal dengan wajahnya.
Setelah ditanyakan, mereka kenal dan tahu apabila dirinya cagub dari stiker dan baliho yang banyak dipasang semua tempat. ”Jadi, stiker itu lebih efektif untuk mengenalkan diri,”tuturnya. (zia ulhaq)
www.seputar-indonesia.com